Mari untuk sedia diri menerima semua masalah (ujian kehidupan), dengan tentunya segera upaya untuk mengenal ALLAH dengan mahu belajar dan mengamalkan sesuai tuntunan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan bimbingan untuk mendapatkan sambungan yang Benar (perantara dari ALLAH dan Rasulullah) hingga sampai kepada Rasulullah Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam maka terhubunglah kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala. Setelah sampai kepada ALLAH maka dekati ALLAH tanpa merasa bahawa itu adalah kehebatan dirimu, ingat melalui dan perantara siapa hingga sampai kepada ALLAH? Pemegang amanat dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan perantara utama iaini Rasulullah Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam. Alhamdulillaah. Wallahu A'lam Bishawab. Terimakasih. Syeikh Muhammad Syahrum Alfan bin Achmad Chaidir Ilham *#MajelisDzikirAS-SALAM*
Context: The text encourages preparing oneself to face life's challenges by seeking knowledge of Allah through the Quran and Sunnah, emphasizing the importance of a proper intermediary to connect with Allah without arrogance, remembering the role of the Prophet Muhammad (peace be upon him) as the primary intermediary.