Back to Hikmah
hikmah
text
4 March 2019

*#00004* MDzAS *The Series of Knowledge by Servant of ALLAH* *Takdir:* *Jangan Gagal Faham* Terkadang kita sulit menerima takdir yang menimpa diri kita, apalagi jika takdir itu berupa kesulitan atau kegagalan atau sesuatu yang kita tidak mau… sesuatu yang tidak kita harapkan terjadi pada diri kita… sesuatu yang menurut pemahaman kita tidak baik buat kita. Pada saat itu, seringnya kita lupa… ALLAH Sang Pencipta takdir… Sang Pencipta kita… Pasti lebih tahu apa yang terbaik buat ciptaan-NYA. Kita lupa, ALLAH telah berjanji… tidak akan membebankan kepada seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya… Laa yukalifullahu nafsan illa wus’aha… Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita… Ketika seseorang menerima takdir yang menimpa dirinya… menerima ketentuan ALLAH atas dirinya…ridho kepada qodho dan qodar ALLAH… ia akan ikhlas dan rela menerima apapun yang diputuskan ALLAH kepada dirinya tanpa syarat, dan menganggapnya sebagai sesuatu kebaikan atau cobaan yang perlu dihadapinya. Ridho (menerima) merupakan buah dari cinta seorang mukmin kepada ALLAH. Seseorang yang mencintai seseorang akan menerima semua keinginan dan tuntutan dari yang dicintainya. Keinginan dan tuntutan ALLAH terdapat dalam Al-Qur’an. Setelah penciptaan fisik seorang manusia dalam rahim ibunya selama 120 hari, ALLAH mengutus malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya dan menyampaikan 4 perkara: rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, dan akan menjadi sengsara atau bahagia. Rasulullah mengingatkan bahwa amal perbuatan seseorang selama hidupnya tidak menjamin keadaannya di akhir hidupnya. Semua tergantung pada kehendak ALLAH. Ada seseorang yang selama hidupnya senantiasa beramal baik dengan amalan penghuni surga, hingga jaraknya tinggal sehasta, namun takdir ALLAH mendahuluinya, lalu ia melakukan amalan penghuni neraka, hingga masuklah ia ke dalam neraka. Sebaliknya ada seseorang yang selama hidupnya senantiasa beramal dengan amalan neraka, hingga jaraknya tinggal sehasta, namun takdir ALLAH mendahuluinya, lalu ia melakukan amalan penghuni surga, hingga ia pun masuk ke dalamnya... (Hadits arbain ke 4, HR. Bukhari - Muslim)

Context: This text discusses the importance of accepting Allah's decree (takdir), even when it is difficult, and emphasizes that Allah knows what is best for His creation. It also highlights that one's final state depends on Allah's will, citing a hadith about people whose actions do not guarantee their fate.

takdir
destiny
acceptance
Allah
hadith